Thursday, April 23, 2009
repost
Mudah-mudahan Jadi Daging....."Soekarno M Noor bersenandung lirih kelaparan "mudah-mudahan jadi daging" ketika ia membakar jagung curian di kebun jagung. Ia membakar jagung itu bertelanjang dada, lusuh, dan kelaparan bersama Rahmat Hidayat dan Kusno Sudjarwadi.Jagung itu mereka curi dari kebun milik orang tuanya Santi Sardi, yg saat itu masih berumur 5 tahun. Saat itu Santi Sardi sedang pergi berlibur ke rumah kerabatnya di luar kota bersama orang tuanya.Ya, supply makanan yg setiap hari biasa mereka dapatkan dari Santi Sardi, beberapa hari itu tidak ada...membuat mereka sangat kelaparan. Supply makanan yg juga setiap hari Santi "curi" dari lemari makan orang tuanya.Mereka sempat sangat tergoda untuk membongkar paksa rumah orang tuanya Santi karena terlalu kelaparannya. ..tetapi sayang mereka ke Santi mengurungkan niat mereka....Mereka bertiga adalah pelarian dari penjara yang sedang bersembunyi di gudang kebun milik orangtuanya Santi Sardi. Karena tidak ada tempat lain di dunia yg sudah mereka tinggalkan cukup lama karena dipenjara, mereka hanya bisa bersembunyi untuk sekedar menyambung hidup mereka.Dan Tuhan mempertemukan mereka untuk kemudian menjadi sahabat, manusia ke manusia, tanpa melihat latar belakang dan sejarah hidup mereka. Hanya karena kepolosan seorang bocah 5 tahun, Santi Sardi, yg membutuhkan teman bermain dan para pelarian penjara yg membutuhkan tempat berlindung dan makanan.Suatu hari, Santi membawakan mereka makanan yg sangat banyak dan lengkap, lebih dari biasanya. Ketika mereka makan, mereka tersadar bahwa "sepertinya makanan ini memang segaja dimasak untuk kita"....Mereka sadar, nasib pelarian mereka sudah hampir di ujungnya, tapi atas rasa sayang mereka ke Santi...mereka memakan hidangan terakhir mereka itu dengan suka cita sampai habis...Benar saja, setelah selesai makan...polisi telah mengepung mereka, dan akhirnya mereka diborgol dan digiring ke mobil untuk mengakhiri udara bebas pelarian mereka.Tiba-tiba, Soekarno M Noor berontak sebelum dipaksa naik ke mobil penjara, dan berlari dikejar oleh polisi dengan senjata terhunus yg siap menembak mati dia.Tapi dia terus berlari dan berlari.... hanya untuk menemui Santi yg sedang menangis sedih....memeluknya dan minta Santi untuk jangan menangis dan teruslah tersenyum... .(Semua menangis menyaksikannya, terharu dan tersenyum melihat adegan seorang penjahat berlari dengan resiko nyawa hanya untuk memeluk seorang bocah 5 tahun dan memintanya untuk jangan menangis dan selalu tersenyum)
Tuesday, April 07, 2009
...................
pornografi politik
Biasanya kalo diskusi berbau porno....pasti pada semangat. Yang gak semangat mungkin masih malu-malu meongg kali ya....mungkin saya salah satu yang tak punya malu alias semangat hahaha....
Sesuai dengan judulnya, politik pun bisa masuk dalam kategori pornografi. Kok bisa? Disini kita akan memandang politik dengan kacamata pornografi, memahami politik dengan sense humor yang lain. Beberapa saat yang lalu saya buka lagi catatan pinggirnya Mas GM (Goenawan Muhammad), yang judulnya "Porno" ditulis pada 7 Mei 1994. Dari beliau lah tulisan ini saya buat.
Anda pernah nonton film BF? kebanyakan sih sudah ya, tapi kalo yg alim mungkin gak perlu liat, bikin langsung kali hehe...jangan tersinggung dulu, maksudnya bikin adalah ML dengan suami/istri sah. Dalam film2 tersebut apa sih yang ada dalam otak anda.... selain adegan2 yg "begitu"? Apa kesimpulan anda tentang film porno?
Kalo mas GM menggambarkannya seperti ini:
----Bila "pornografi" diartikan sebagai cerita tentang proses pameran kekuatan dan nafsu, dengan menyoroti tingkah laku manusia sebagai organ-organ, maka cerita kehidupan sosial politik di dalam sebuah kediktaturan (terutama yang bertahan lama) juga sejenis pornografi.----(GM)
Lalu...mengapa "pertarungan" politik bisa masuk kategori pornografi?
----Sebab disana yang berlangsung adalah kisah pergulatan kekuasaan yang dilakukan tanpa malu2, oleh manusia yang hanya tampil sebagai "alat", untuk kepuasaan insting mereka yang dasar....tiap orang yang terus menerus main dengan orang lain, timpa menimpa, "screwing one another endlessly".----(GM)
Tuh mas GM bilang tanpa malu2 dan u kepuasan insting manusia yg dasar.....?????
Coba kita tengok kemiripan "the real pornografi" dan "pornografi politik":
1. Para tokoh politik, ex: caleg....tanpa malu2 mejeng dimana-mana, jual diri alias narsis...mirip dengan para tokoh film BF yg tanpa malu2 pamer body hhehe...
2. Antar partai saling pukul2an, saling menyerang satu sama lain...mirip kan dengan adegan porno, saling serang dan berantem satu sama lain, cuma kalo yang terakhir berantemnya lebih enak dibanding yang pertama... :D
3. Jalan cerita dalam film BF mudah ditebak dari awal sampai akhir, bahkan mas GM bilang tak ada ceritanya, begitu pula dengan panggung politik negeri ini, tak ada misteri dan ending-nya bisa ditebak.
4. Dalam film BF, adegan2 yang dilakukan adalah untuk mencapai "kepuasan", demikian pula adegan dalam cerita politik, tujuannya juga untuk mencapai kepuasan, kepuasan akan jabatan dan mungkin kekayaan.
5. Dalam hal dialog dan adegan, walaupun judul film blue digonta-ganti...dialognya ya gitu2 saja ah uh ah uh dan adegannya ya kalo gak style gini ya style gitu...pun dalam film politik, bermacam macam judul partai dengan slogannya masing-masing, hampir semua dialognya sama,ya gitu 2 saja...partai X akan memberantas korupsi, mengadakan sembako murah, membuat lapangan kerja dan bla bla bla...dari dulu sama...!!!!!
Itu baru lima (5) kemiripan yang bisa saya dapatkan, mungkin anda bisa menambahkan yang lain. Kalo perbedaan keduanya jelas banyak ya....:)
-----Itulah pornografi politik. Ciri utamanya adalah tidak adanya sebuah cita-cita apapun, sebuah gagasan, atau panggilan hati, --dengan kata lain tidak ada sense of mission, yang bermula dari sejenis rasa cinta kepada manusia lain-- yang nampak menggerakkan seseorang, atau sekelompok orang, untuk memasuki pergulatan politik. Tak ada sesuatu yang mempunyai makna. Yang ada hanyalah perbuatan yang mempunyai peran sebagai pemuas kesenangan akan jabatan dan mungkin kekayaan.-----(GM)
So...what do you think about this?
-----Pada akhirnya pornografi, juga pornografi politik...memang cerita pergulatan dan pertarungan antar organ.-----(GM)
Biasanya kalo diskusi berbau porno....pasti pada semangat. Yang gak semangat mungkin masih malu-malu meongg kali ya....mungkin saya salah satu yang tak punya malu alias semangat hahaha....
Sesuai dengan judulnya, politik pun bisa masuk dalam kategori pornografi. Kok bisa? Disini kita akan memandang politik dengan kacamata pornografi, memahami politik dengan sense humor yang lain. Beberapa saat yang lalu saya buka lagi catatan pinggirnya Mas GM (Goenawan Muhammad), yang judulnya "Porno" ditulis pada 7 Mei 1994. Dari beliau lah tulisan ini saya buat.
Anda pernah nonton film BF? kebanyakan sih sudah ya, tapi kalo yg alim mungkin gak perlu liat, bikin langsung kali hehe...jangan tersinggung dulu, maksudnya bikin adalah ML dengan suami/istri sah. Dalam film2 tersebut apa sih yang ada dalam otak anda.... selain adegan2 yg "begitu"? Apa kesimpulan anda tentang film porno?
Kalo mas GM menggambarkannya seperti ini:
----Bila "pornografi" diartikan sebagai cerita tentang proses pameran kekuatan dan nafsu, dengan menyoroti tingkah laku manusia sebagai organ-organ, maka cerita kehidupan sosial politik di dalam sebuah kediktaturan (terutama yang bertahan lama) juga sejenis pornografi.----(GM)
Lalu...mengapa "pertarungan" politik bisa masuk kategori pornografi?
----Sebab disana yang berlangsung adalah kisah pergulatan kekuasaan yang dilakukan tanpa malu2, oleh manusia yang hanya tampil sebagai "alat", untuk kepuasaan insting mereka yang dasar....tiap orang yang terus menerus main dengan orang lain, timpa menimpa, "screwing one another endlessly".----(GM)
Tuh mas GM bilang tanpa malu2 dan u kepuasan insting manusia yg dasar.....?????
Coba kita tengok kemiripan "the real pornografi" dan "pornografi politik":
1. Para tokoh politik, ex: caleg....tanpa malu2 mejeng dimana-mana, jual diri alias narsis...mirip dengan para tokoh film BF yg tanpa malu2 pamer body hhehe...
2. Antar partai saling pukul2an, saling menyerang satu sama lain...mirip kan dengan adegan porno, saling serang dan berantem satu sama lain, cuma kalo yang terakhir berantemnya lebih enak dibanding yang pertama... :D
3. Jalan cerita dalam film BF mudah ditebak dari awal sampai akhir, bahkan mas GM bilang tak ada ceritanya, begitu pula dengan panggung politik negeri ini, tak ada misteri dan ending-nya bisa ditebak.
4. Dalam film BF, adegan2 yang dilakukan adalah untuk mencapai "kepuasan", demikian pula adegan dalam cerita politik, tujuannya juga untuk mencapai kepuasan, kepuasan akan jabatan dan mungkin kekayaan.
5. Dalam hal dialog dan adegan, walaupun judul film blue digonta-ganti...dialognya ya gitu2 saja ah uh ah uh dan adegannya ya kalo gak style gini ya style gitu...pun dalam film politik, bermacam macam judul partai dengan slogannya masing-masing, hampir semua dialognya sama,ya gitu 2 saja...partai X akan memberantas korupsi, mengadakan sembako murah, membuat lapangan kerja dan bla bla bla...dari dulu sama...!!!!!
Itu baru lima (5) kemiripan yang bisa saya dapatkan, mungkin anda bisa menambahkan yang lain. Kalo perbedaan keduanya jelas banyak ya....:)
-----Itulah pornografi politik. Ciri utamanya adalah tidak adanya sebuah cita-cita apapun, sebuah gagasan, atau panggilan hati, --dengan kata lain tidak ada sense of mission, yang bermula dari sejenis rasa cinta kepada manusia lain-- yang nampak menggerakkan seseorang, atau sekelompok orang, untuk memasuki pergulatan politik. Tak ada sesuatu yang mempunyai makna. Yang ada hanyalah perbuatan yang mempunyai peran sebagai pemuas kesenangan akan jabatan dan mungkin kekayaan.-----(GM)
So...what do you think about this?
-----Pada akhirnya pornografi, juga pornografi politik...memang cerita pergulatan dan pertarungan antar organ.-----(GM)
Wednesday, September 10, 2008
malam pengantin
Semoga bermanfaat ...*Buat Renungan....................*Satu hal sebagai bahan renungan Kita...Tuk merenungkan indahnya malam pertamaTapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semataBukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan HawaJusteru malam pertama perkawinan kita dengan Sang MauuutSebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudaraHari itu...mempelai sangat dimanjakanMandipun...harus dimandikanSeluruh badan Kita terbuka....Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .Tak Ada sedikitpun rasa malu...Seluruh badan digosok Dan dibersihkanKotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkanBahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...Itulah sosok Kita....Itulah jasad Kita waktu ituSetelah dimandikan.. .,Kitapun kan dipakaikan pakaian cantik berwarna putihKain itu ...jarang orang memakainya..Karena bermerk sangat terkenal bernama KafanWewangian ditaburkan ke baju Kita...Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkanTataplah.... tataplah. ..itulah wajah KitaKeranda pelaminan... langsung disiapkanPengantin bersanding sendirian...Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetanggaMenuju istana keabadian sebagai simbol asal usulKita diiringi langkah gontai seluruh keluargaSerta rasa haru para handai taulanGamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah DzikirAkad nikahnya bacaan talkin...Berwalikan liang lahat...Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluanSiraman air mawar..pengantar akhir kerinduanDan akhirnya.... . Tiba masa pengantin..Menunggu Dan ditinggal sendirian...Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupanMalam pertama bersama KEKASIH..Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanahDi kamar bertilamkan tanah..Dan ketika 7 langkah tlah pergi....Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... .Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terimaKita sungkan sekali meneteskan air mata...Seolah barang berharga yang sangat mahal...Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..Atau melemparkan dirimu ke neraka..Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga...Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini....Untuk disebut sebagai ahli syurgaSahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimuBukan aku tak setia... Bukan aku berkhianat.. ...Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupanTapi percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. ..Karena ...aku sungguh menyayangimu. ...Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau dugaAku berdo'a...semoga kau jadi ahli syurga. AmienSahabat..... , jika ini adalah bacaan terakhirmuJika ini adalah renungan peringatandari KekasihmuAmbillah hikmahnya... ..Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku....Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ...Ikhlaskan Dan maafkan seluruh khilafkuYang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu. ....Kalau tulisan ini Ada manfaatnya.. ..Siapa tahu ...suatu saat kau ingat padakuDan...aku tlah di alam lain....Satu pintaku padamu...Tolong do'akan aku..../Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalamkerugian, ///kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalsaleh dan //nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehatmenasehati //supaya menetapi kesabaran. (QS 103:1-3)//Orang Yang Tidak Melakukan Sholat:Subuh: Dijauhkan cahaya muka yang bersinar..Dzuhur: Tidak diberikan berkah dalam rezekinya..Ashar: Dijauhkan dari kesehatan/kekuatan..Maghrib: Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya.Isyha: Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya..Sekarang anda mempunyai 2 pilihan: 1) Biarkan dalam offlinemsg anda. ATAU ...... 2) Forward ke sejumlah orang yang andakenal dan Insya- Allah , ridha Allah akan dianugerahkankepada setiap orang yang anda foward.Maaf bagi yang tidak berkenan
tulang rusuk.....
Buat renungan...sekaligus intermezzo
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang
lembut.
Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang
memadu kasih?
Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan
lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta
kepastian. ya,tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu
tulang
rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat
Adam
tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa.
Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat
menemukan
wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."
Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan
manis untuk
sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam
kesibukan
masing-masing dan kepenatan hidup yang kian mendera. Hidup
mereka
menjadi membosankan.
Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan
impian dan
cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran
itu mulai
menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada akhir sebuah
pertengkaran,
Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia
berteriak,
"Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci
ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, "Aku
menyesal kita menikah!
Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa
saat.
Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang
telah
dia dengar.
Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti
air yang
telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.
Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil
barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan
tulang
rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari
pasangan
sejati masing-masing."
Lima tahun berlalu.
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan
kehidupan
Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing,
bercerai, dan
kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi
tentang
Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan
untuk
kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi,
saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di
dadanya.
Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di
tempat
ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka
dipisahkan hanya
oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : Apa kabar?
Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang
hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu
sempat.
Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan
ada
yang berubah. Dara tersenyum manis, lalu berlalu...." Good
bye...."
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami
kecelakaan, mati.
Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali
merasakan sakit
di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena
Dara,
tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia
patahkan.
"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita
cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"
Pesan Moral dari cerita ini :
Kurangi minum kopi entar dadanya sakit ............ ...hehehehe
Sok larut nech !!!!!!
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang
lembut.
Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang
memadu kasih?
Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan
lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta
kepastian. ya,tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu
tulang
rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat
Adam
tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa.
Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat
menemukan
wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."
Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan
manis untuk
sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam
kesibukan
masing-masing dan kepenatan hidup yang kian mendera. Hidup
mereka
menjadi membosankan.
Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan
impian dan
cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran
itu mulai
menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada akhir sebuah
pertengkaran,
Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia
berteriak,
"Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci
ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, "Aku
menyesal kita menikah!
Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa
saat.
Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang
telah
dia dengar.
Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti
air yang
telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.
Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil
barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan
tulang
rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari
pasangan
sejati masing-masing."
Lima tahun berlalu.
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan
kehidupan
Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing,
bercerai, dan
kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi
tentang
Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan
untuk
kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi,
saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di
dadanya.
Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di
tempat
ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka
dipisahkan hanya
oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : Apa kabar?
Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang
hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu
sempat.
Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan
ada
yang berubah. Dara tersenyum manis, lalu berlalu...." Good
bye...."
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami
kecelakaan, mati.
Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali
merasakan sakit
di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena
Dara,
tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia
patahkan.
"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita
cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"
Pesan Moral dari cerita ini :
Kurangi minum kopi entar dadanya sakit ............ ...hehehehe
Sok larut nech !!!!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)